kantor Keuchik Alue Gadeng Dua yang terletak di Dusun Mawar
Mesjid Nurul Huda Desa Alue Gadeng Dua
Jalan menuju Lorong Cempaka
Dusun Mawar
Gapura Desa Alue Gadeng Dua
SEJARAH GAMPONG ALUE GADENG DUAGampong Alue Gadeng II merupakan salah satu Gampong di Kecamatan Birem Bayeun. Gampong Alue Gadeng II berasal dari tiga buah kata yaitu \"ALUE\", \"GADENG\" ,dan \"II\" . Alue berasal dari bahasa aceh yang artinya alur atau aliran sungai,sedangkan GADENG mengisahkan adanya gajah,dan \"II\"(Dua Romawi) yang berarti adanya desa lainnya. Dengan demikian ALUE GADENG II mempunyai arti adanya ditemukan gadeng yang terdapat di alur. Masyarakat yang tinggal di ALUE GADENG II di dominasi oleh sebagian besar masyarakat Aceh Timur dan luar Aceh.
Pada tahun 1955 mayoritas penduduk gampong ALUE GADENG II sudah memiliki pendidikan Sekolah Dasar (SD) terletak di dusun mawar depan Mesjid Nurul Huda dan pada tahun 1975 bangunan Sekolah Dasar(SD) dipindahkan ke dusun cempaka sampai dengan sekarang. Pendidikan yang diperoleh memang dari pemerintah yang berdamisili di gampong ALUE GADENG II. Dan ketika itu tidak heran jika kita menjumpai karakter masyarakat gampong ALUE GADENG II yang masih ortodok dan fanatik. Fanatik disini terbagi atas dua bagian yaitu fanatik atas ajaran agama dan fanatik terhadap adat istiadat. Hal tersebut dapat dibuktikan dengan dibentuknya penetapan Hukum-Hukum Adat Gampong.
Keadaan perekonomian masyarakat pada tahun 1984 sampai dengan tahun 1960 mayoritas mata pencahariannya adalah sebagai Karyawan PPN (Perusahaan Persero Negara) kebun karet. Dan pada tahun 1961 sampai dengan tahun 1974 perusahaan berubah nama menjadi PNP VII. Pada tahun 1980 sampai dengan sekarang perusahaan berubah nama menjadi PTPN I (PT Persero Nusantara I) dan mengubah tanaman karet menjadi tanaman kelapa sawit.
Ditahun 1977 timbul gejolak negara dalam bentuk referendum Aceh berakhir dengan konflik senjata. Akibat konflik tersebut menimbulkan dampak negatif bagi kemajuan masyarakat gampong ALUE GADENG II pada saat itu. Dampak terlihat pada tahun 1999 sampai dengan tahun 2004 sebelum perdamaian RI dan Aceh, infrastruktur dan sarana prasarana gampong ALUE GADENG II terkategori rusak berat.
Banyak warga yang mengungsi ke tempat lain dan sebagian kembali ke kampung masing - masing, setelah perdamaian RI dan Aceh barulah masyarakat gampong ALUE GADENG II mulai kembali dan membangun perekonomian,sarana prasarana serta infrastrukrur di gampong ALUE GADENG II. Pada tahun 2007 sampai dengan sekarang pertumbuhan ekonomi dan sarana pendidikan sudah mulai pulih seperti semula. Setelah masa konflik masyarakat gampong ALUE GADENG II di dominasi suku jawa, hal ini memicu daya pikir dan daya saing masyarakat menjadi lebih untuk masa depan yang akan datang.
Gampong ALUE GADENG DUA termasuk wilayah kecil dengan luas wilayah 2000 m dan terletak di daerah perbukitan serta dihimpit oleh beberapa gampong yaitu gampong ALUE GADENG GAMPONG, gampong ALUE SENTANG,dusun ALUE MEUKU, dan gampong PAYA BILI SA.
Secara geografis gampong ALUE GADENG II berbatasan langsung dengan :
Sebelah Utara berbatasan dengan dusun Alue Meuku desa Alue Gadeng Gampong
Sebelah Timur berbatasan dengan desa Alue Gadeng Gampong
Sebelah Selatan berbatasan dengan desa Paya Bili Sa
Sebelah Barat berbatasan dengan desa Alue Sentang .